Biar mengalun

Hati rebah melingkar jatuh terinjak
Berselimut hina, darah dan air mata jiwa
Membengkak letih tertabur perih garam cerca
Satu bungkam wakili berjuta koreng nanah
Menjerit pun tak berdaya… berbusa..
Suara tertelan vakumnya ruang semesta
Bising disana menyayat sepi yang terkapar.. perih..
Bahagia bualan canda bersemu fana
Berkembang kuncup bangkai tercium wangi
Lumpuh rasa tak sanggup mekar.. busuk..
Ujung sana tak ada tepi menanti.. mati..
Tak berakhir walau dunia mengharu sepi
Pekat awan membumbung ejek burung kenari
Mencuat rindu berkecamuk dalam hati
Gugur seribu cahaya ditelan gelap bersemi
Membeku dingin bersama untai ratapan misteri

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s