Surat kasih kecilku

Untuk anakku nun jauh disana…
Mungkin saat ini kau tengah mengamatiku di sisi Tuhan sembari bercengkrama riang denganNya. Ya, kau tengah menanti kapan kelahiranmu di dunia ini dimulai. Tentu kelahiranmu nantinya memakan banyak proses panjang yang tak kita duga sebelumnya. Berawal dari penentuan siapakah yang akan menjadi ayah bagimu, sampai dengan dekap hangatku pada tubuhmu.
Namun tahukah kau anakku sayang, banyak kekhawatiran menyambangi bunda saat memikirkanmu. Tentang apakah bunda sempat tidaknya mengandung, melahirkan dan membawamu pada gerbang kedewasaan. Tentang apakah bunda dapat membinamu menjadi seorang yang berguna dan tersayang di mata Tuhan. Dan juga tentang apakah bunda dapat membuatmu berbahagia dan merasa aman.
Yang kau lihat sekarang, hanya calon bundamu yang terlampau banyak menentang Tuhan. Yang kau lihat sekarang, hanya seorang wanita lemah yang tak mampu berdiri dengan kedua kakinya. Yang kau lihat sekarang, seorang manusia hina yang mungkin tak pantas menjadi gerbang dunia bagimu.
Namun dari sekian yang kau lihat, aku menantimu dalam senyuman lembut. Berharap kau akan hadir di tengah dunia ini dan merasakan kehangatan manusia-manusia yang menerima kehadiranmu. Berharap kau akan memberitahu mereka arti kehidupan yang sebenarnya. Kau harapan yang tercipta dari keinginan kecilku di masa lalu. Namun jangan sampai mimpi kecilku membebanimu, buah hatiku. Kau adalah kau, bukan sebuat alat pencapai ambisi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s